Harian-Tinta.com, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai tolak ukur penyaluran bantuan sosial (bansos) dan upaya pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikan Gus Ipul dalam acara Inspirasi Bulan Suci detikcom di Jakarta, Senin (9/3/2026). Data yang akurat dianggap kunci keberhasilan program pemerintah dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Gus Ipul menjelaskan, menurut instruksi Presiden Prabowo, semua program harus dimulai dengan data akurat. Data ini menjadi sangat strategis karena menentukan efektivitas pekerjaan dalam mengentaskan kemiskinan.
"Datanya akurat, programnya tepat sasaran nah itu akan efektif untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan sosial," ujar Gus Ipul.
Selain pembenahan data, arahan Presiden Prabowo lainnya mencakup pendidikan khusus bagi keluarga tidak mampu dan penyaluran bansos tepat sasaran. Menurut Gus Ipul, semua program tersebut dapat berjalan dengan baik jika didukung oleh keakuratan data.
Oleh karena itu, untuk menghindari konflik kepentingan, Gus Ipul mengungkap bahwa saat ini data tidak lagi bersumber dari Kementerian Sosial. Kemensos menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) agar terkonsolidasi dengan data kemiskinan untuk menyalurkan bansos.
"Data adalah menjadi kunci untuk mengeksekusi amanat Undang-undang Dasar dan visi-misi Bapak Presiden," katanya.
Berdasarkan Inpres Nomor 4, Kementerian Sosial tidak lagi memegang data. "Kalau datanya kami yang menyalurkan, kami nanti yang evaluasi kami, itu kan berarti cuma satu alur. Nah sekarang enggak, BPS menyediakan data, kami membantu pemutakhiran, nanti data itu kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bantuan," jelasnya.
Gus Ipul menambahkan, akurasi data akan terus dikerjakan secara bersama-sama dari tingkat RT, RW, hingga masyarakat. Masyarakat bahkan bisa menyanggah jika terdapat data yang tidak akurat ke hotline Kemensos.
"Kalau data ini kita kerjakan secara terus-menerus bersama-sama, dengan pemerintah sampai tingkat RT, RW dan masyarakat saya yakin makin hari makin bulan data kita makin akurat," pungkasnya.
Acara Inspirasi Bulan Suci yang digelar detikcom ini hadir menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh negeri untuk berbagi ilmu, gagasan solutif, pemikiran strategis, serta nilai-nilai kebajikan yang relevan bagi pembangunan bangsa.