Harian-Tinta.com, tumpukan sampah terlihat meluber di sejumlah titik Jalan Inspeksi, Slipi, Jakarta, hingga Pasar Palmerah pada Selasa (31/3/2026). Kondisi ini terjadi akibat pembatasan kuota pembuangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, menyebabkan tempat penampungan sementara (TPS) kewalahan menampung sampah.

Menurut pantauan Harian-Tinta.com pada pukul 10.00 WIB, penumpukan sampah terlihat jelas di sepanjang Jalan Inspeksi hingga area Pasar Palmerah. Tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau menyengat dan air lindi yang meluber ke jalan. Kondisi ini mengganggu para pengendara yang melintas di area tersebut.

Kondisi penumpukan sampah ini dipicu oleh pembatasan kuota pembuangan ke TPST Bantar Gebang. Pembatasan dilakukan menyusul insiden longsor yang terjadi pada 8 Maret lalu.

Sebelumnya, TPST Bantar Gebang menerima pengangkutan sampah sebanyak 308 truk per hari. Namun, setelah insiden longsor, kuota tersebut dikurangi drastis menjadi hanya 190 truk per hari. Akibatnya, TPS di wilayah Jakarta tidak mampu lagi menampung volume sampah harian yang terus meningkat.

Sementara itu, warga setempat berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan serius. Mereka menginginkan agar penumpukan sampah dapat teratasi dan kondisi lingkungan kembali bersih serta nyaman.