JUDUL

JUDUL

Ukuran Teks:

Ahli BCA Beber Cara Terapis Kuras Rp 1,2 M Rekening Pelanggan

TERAS BERITA
Harian-Tinta.com, Surabaya – Saksi ahli dalam sidang pencurian uang Rp 1,2 miliar mengungkap modus terapis Nur Hasannah menguras rekening pelanggannya, Tonny Soegiono. Michael Daniel, Assistant Officer BCA Surabaya, membeberkan di persidangan Kamis (4/6/2026) bahwa uang ludes dipindahkan tanpa transaksi penarikan tunai.

ISI BERITA
Sidang kasus pencurian uang yang dilakukan Nur Hasannah terhadap Tonny Soegiono kembali digelar di Surabaya. Michael Daniel dihadirkan oleh jaksa untuk menjelaskan bagaimana uang senilai Rp 1,2 miliar milik Tonny bisa ludes dipindahkan terdakwa.

Michael menegaskan, tidak ada uang dari rekening Tonny yang diambil secara langsung. "Tidak ada (uang dari rekening Tonny) yang diambil secara langsung, itu tidak ada," kata Michael, dilansir detikJatim.

Menurut Michael, yang sehari-hari bekerja sebagai Assistant Officer BCA Surabaya, ada dua kemungkinan Nur dapat memindahkan dana secara leluasa via m-banking. Pertama, terdakwa menguasai akses fisik ponsel dan nomor siber korban secara langsung untuk menerima SMS OTP (One-Time Password).

Kemungkinan kedua, Michael menyebut terdakwa melakukan manipulasi psikologis atau adanya indikasi social engineering (rekayasa sosial). "Itu bisa jadi social engineering atau bagaimana dia membuat pemegang nomor ponselnya melakukan kehendak yang diminta, seperti hipnotis ya. Transaksi terakhir kan dari aplikasi, tetap saja harus memasukkan PIN," tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk dapat memindahkan dana via aplikasi m-banking, pengguna wajib menguasai ponsel yang nomornya telah terdaftar. Selain itu, pengguna juga harus mengetahui nomor kartu ATM, serta memasukkan kode keamanan alfanumerik beserta PIN.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan