Mahkamah Federal Malay...

Mahkamah Federal Malaysia Bebaskan Eks Menpora Syed Saddiq dari Penjara

Ukuran Teks:

Kuala Lumpur – Harian-Tinta.com, Anggota parlemen Malaysia sekaligus mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, kini resmi berstatus bebas dari jeratan kasus hukum. Keputusan ini diambil Mahkamah Federal Malaysia pada Senin (13/7) waktu setempat, setelah menolak banding terbaru yang diajukan jaksa. Putusan mayoritas hakim menguatkan pembebasan Syed Saddiq dari segala dakwaan pidana.

Seperti dilansir The Star, dua hakim Mahkamah Federal, yang merupakan pengadilan tertinggi di Malaysia, menolak banding jaksa. Mereka menguatkan putusan pengadilan banding sebelumnya yang telah membebaskan Syed Saddiq. Meskipun ada satu hakim yang memberikan pendapat berbeda, keputusan mayoritas 2-1 ini mempertegas status bebas Syed Saddiq.

Sebelumnya, Syed Saddiq yang kini mewakili wilayah Muar di parlemen, dijerat empat dakwaan pidana. Dakwaan tersebut mencakup pelanggaran kepercayaan dalam jabatan, penyalahgunaan properti, serta pencucian uang. Kasus ini terkait dana Armada sebesar 1,2 juta Ringgit atau sekitar Rp 5,3 miliar.

Armada diketahui merupakan sayap pemuda Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM). Syed Saddiq memimpin Armada sekitar enam tahun lalu, saat PPBM masih dikomandoi oleh mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad.

Dalam perjalanan kasusnya, Syed Saddiq awalnya dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara pada November 2023. Pengadilan Tinggi juga menjatuhkan dua kali hukuman cambuk dan denda 10 juta Ringgit (Rp 44,4 miliar). Namun, eks menpora yang pernah viral karena ketampanannya itu mengajukan banding pada 25 Juni lalu.

Berdasarkan putusan tersebut, Pengadilan Banding Malaysia kemudian secara bulat membebaskan Syed Saddiq dari segala dakwaan pidana. Putusan ini membatalkan vonis sebelumnya. Jaksa kemudian mengajukan banding kembali atas putusan bebas ini, sebelum akhirnya Mahkamah Federal menolak banding jaksa dan memperkuat pembebasan Syed Saddiq.

Menelisik ke belakang, sosok Syed Saddiq mulai mencuat saat menjabat ketua sayap pemuda PPBM. Ia ditunjuk sebagai Menpora dalam kabinet pemerintahan Mahathir Mohamad. Hal itu terjadi setelah kemenangan pemilu bersejarah Malaysia tahun 2018, yang membuat mantan PM Najib Razak lengser.

Pada tahun 2018, Syed Saddiq yang saat itu berusia 25 tahun mencetak sejarah sebagai menteri termuda sejak kemerdekaan Malaysia. Namun, masa jabatannya tidak berlangsung lama. Diketahui, pada tahun 2020, Mahathir mengundurkan diri sebagai PM setelah dirinya dan Anwar Ibrahim yang kini menjabat PM Malaysia, gagal menyepakati soal penyerahan jabatan PM.

Setelah itu, Mahathir dan Syed Saddiq dipecat dari PPBM, yang menyebabkan koalisi pemerintahan Malaysia kolaps. Syed Saddiq kemudian memilih jalannya sendiri dengan mendirikan Partai Muda pada tahun 2020, dengan niat memberikan ‘merek politik baru’. Pada pemilu tahun 2022, ia berhasil memenangkan kursi parlemen federal untuk daerah pemilihan Muar di Johor.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan