BEI Pastikan ETF Emas ...

BEI Pastikan ETF Emas Meluncur di Tengah Gejolak Pasar

Ukuran Teks:

Harian-Tinta.com, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan produk investasi baru, termasuk exchange traded fund (ETF) emas, tetap meluncur di tengah gejolak pasar. Plt Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan hal ini di Gedung BEI, Senin (18/5), sebagai bagian dari upaya pendalaman pasar modal domestik.

Jeffrey Hendrik berharap ETF emas segera terbit. Selain itu, BEI juga sedang menyiapkan pengembangan produk derivatif dengan tambahan underlying baru.

"ETF emas kita harapkan segera bisa terbit," ujar Jeffrey. Ia menambahkan, "Kemudian produk-produk derivatif dengan tambahan underlying itu juga akan terus jalan sesuai dengan schedule."

Menurut Jeffrey, pengembangan produk tetap menjadi prioritas utama. Ini penting di tengah volatilitas pasar keuangan global dan meningkatnya ketidakpastian domestik. Diversifikasi instrumen investasi diperlukan agar pasar modal Indonesia semakin dalam dan menarik lebih banyak investor.

BEI Janjikan ETF Emas Tetap Meluncur di Tengah Gejolak Pasar

BEI optimistis pasar modal domestik memiliki basis investor yang kuat. Berdasarkan data hingga pekan lalu, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 27 juta.

"Yang khusus investor saham itu kira-kira 9,7 juta. Selebihnya adalah investor reksadana," jelas Jeffrey.

Jeffrey juga menyebutkan peningkatan jumlah investor aktif. Investor aktif bulanan bahkan telah menembus angka lebih dari 1 juta. "Baik yang harian, mingguan, bulanan, tahunan itu semuanya meningkat juga. Aktif bulannya sudah di atas 1 juta," katanya.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (18/5) ditutup melemah 1,85% ke level 6.599. Pelemahan ini dipicu oleh tingginya ketidakpastian global, seperti tensi geopolitik dan arus keluar dana asing dari pasar domestik.

Meski demikian, Jeffrey menegaskan BEI tetap fokus memastikan perdagangan berjalan teratur, wajar, dan efisien. "Yang kami pastikan berjalan dengan baik adalah infrastruktur perdagangan, kemudian juga pengaturan dan pengawasan itu berjalan terus dengan baik," pungkas Jeffrey.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan