Harian-Tinta.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi QRIS yang dilakukan wisatawan asing di Indonesia (inbound) mencapai Rp2,85 triliun hingga Mei 2026. Angka ini jauh melampaui transaksi QRIS oleh masyarakat Indonesia di luar negeri (outbound) yang tercatat Rp1,47 triliun. Peningkatan ini menunjukkan makin tingginya minat turis terhadap sistem pembayaran digital tersebut.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyampaikan data ini dalam konferensi pers pada Kamis (18/6). "Posisi Mei 2026 transaksi QRIS antar negara itu mencatatkan inbound, jadi artinya wisatawan yang ke Indonesia itu lebih besar gitu, mencatatkan inbound Rp2,85 triliun," ujarnya.
Menurut Filianingsih, kondisi tersebut mencerminkan semakin tingginya pemanfaatan QRIS oleh pengguna dari negara-negara mitra Indonesia. Sejumlah negara seperti Malaysia, China, dan Singapura diketahui mencatat pertumbuhan transaksi yang cukup signifikan.

Sementara itu, BI juga melaporkan perkembangan positif pada penggunaan QRIS Tap. Sistem ini terus meluas, terutama di sektor transportasi dan ritel. Tingkat adopsi QRIS Tap di sektor transportasi telah mencapai sekitar 95 persen.
Peningkatan ini ditopang oleh penggunaan pada moda transportasi utama di Jabodetabek seperti KRL, MRT, LRT, dan Transjakarta. "Jadi adopsi di transportasi itu sekitar 95 persen, ini dikontribusikan oleh 5 transportasi utama di Jabodetabek," jelas Filianingsih.
Jumlah merchant yang telah menerima QRIS Tap mencapai 3,2 juta, didominasi oleh sektor restoran dan transportasi. Dari sisi transaksi, volume QRIS Tap tumbuh 3,06 persen secara bulanan menjadi 634 ribu transaksi. Adapun nilai transaksinya meningkat 5,1 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi Rp6,3 triliun.
BI optimistis penggunaan QRIS akan terus meningkat. Hal ini didorong oleh perluasan implementasi di sektor pariwisata, transportasi, dan berbagai layanan lainnya. "Kita harapkan ini akan terus meningkat, didorong sejumlah upaya perluasan pariwisata, lalu juga moda transportasi dan untuk moda yang lain-lainnya," pungkasnya.