Harian-Tinta.com, Polisi melakukan patroli kewilayahan di Kampung Nelayan Cituis, Tangerang, Senin (23/3/2026) sore. Patroli ini mengimbau para nelayan dan anak buah kapal (ABK) untuk mematuhi regulasi keselamatan, terutama tidak mengangkut muatan berlebih pada kapal penumpang.
Patroli tersebut dipimpin oleh Kapolsek Pakuhaji, AKP Prapto Lasono. Ia didampingi Kanit Provost Aipda Andhre Eka F dan Bhabinkamtibmas Aiptu Abdul Hakim. Diketahui, terdapat sekitar 300 unit kapal yang beroperasi di wilayah tersebut, baik untuk pengangkutan ikan maupun kapal wisata.
Menurut Prapto, saat setelah Lebaran banyak aktivitas penumpang menuju Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Untung Jawa, dan Pulau Pandang. Pihaknya mengingatkan agar tidak terjadi kelebihan muatan.
"Kami mengimbau untuk para nahkoda menjaga keselamatan di mana kami mengimbau untuk tidak overload memuat orang maupun barang," kata Prapto kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).
Prapto menuturkan, prioritas utama adalah keselamatan. Kapal wajib menyediakan pelampung bagi penumpang dan tidak memaksakan berlayar jika cuaca tidak memungkinkan. Nahkoda juga diminta untuk mematuhi Syahbandar.
"Semoga perjalanan mengantarkan penumpang ke Kepulauan Seribu tetap dalam lindungan Allah, selamat sampai tujuan," tambahnya.
Selain fokus pada aktivitas di dermaga, jajaran Polsek Pakuhaji juga melakukan patroli ke area pemukiman. Mengingat momentum mudik yang mulai terasa, warga diimbau untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan, khususnya rumah-rumah yang ditinggal mudik.
Langkah preventif ini diambil untuk menekan angka kriminalitas, seperti pencurian spesialis rumah kosong. "Polsek Pakuhaji mengajak warga yang tidak mudik untuk saling menjaga dan segera melaporkan hal mencurigakan kepada pihak kepolisian," jelasnya.
Situasi terpantau kondusif hingga kegiatan berakhir. Para nelayan menyambut baik edukasi ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat pesisir.